By | 27/02/2023

Dalam tutorial analog Input LED dengan Potensiometer ini, kita akan menggunakan potensiometer untuk mengatur kecerahan LED. Potensiometer akan mengirimkan nilai analog ke board Arduino, dan board akan mengubah kecerahan LED sesuai dengan nilai analog tersebut.

Bahan-bahan yang dibutuhkan

  • Board Arduino (saya menggunakan Arduino Nano)
  • LED
  • Resistor 220 ohm (Opsional)
  • Potensiometer 10k ohm
  • Kabel jumper

Catatan

Resistor 220 ohm digunakan dalam rangkaian LED untuk melindungi LED dari arus yang terlalu besar dan untuk mengatur arus yang mengalir melalui LED.

LED membutuhkan arus yang stabil untuk berfungsi dengan baik. Jika terdapat arus yang terlalu besar, LED dapat cepat rusak atau terbakar. Resistor 220 ohm digunakan untuk membatasi arus yang mengalir melalui LED agar tidak terlalu besar dan memberikan perlindungan terhadap LED.

Resistor 220 ohm juga membantu mengatur kecerahan LED. Nilai resistor yang lebih besar akan mengurangi arus yang mengalir dan menghasilkan kecerahan LED yang lebih rendah, sedangkan nilai resistor yang lebih kecil akan meningkatkan arus yang mengalir dan menghasilkan kecerahan LED yang lebih tinggi. Oleh karena itu, resistor 220 ohm digunakan dalam rangkaian LED untuk memberikan keseimbangan antara perlindungan dan kecerahan yang diinginkan.

karena saya tidak ada resistor jadi tidak pake.

WiringTutorial Analog Input LED dengan Potensiometer

Untuk menghubungkan potensiometer dan LED ke Arduino, diperlukan beberapa jalur wiring sebagai berikut:

Setelah semua komponen terhubung, pastikan bahwa polaritas potensiometer dan LED telah dipasang dengan benar. Kemudian, upload program di atas ke Arduino dan potensiometer dapat digunakan untuk mengontrol kecerahan LED.

int potPin = A0;
int LEDPin = 11;
int readValue;
int writeValue;

void setup() {
pinMode(potPin, INPUT);
pinMode(LEDPin, OUTPUT);
Serial.begin(9600);
}

void loop() {
readValue = analogRead(potPin);
writeValue = (255./1023.)* readValue;
analogWrite(LEDPin, writeValue);
}

Kode di atas adalah program Arduino yang mengontrol LED menggunakan potensiometer sebagai input. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dilakukan oleh program tersebut:

  1. Deklarasi variabel potPin, LEDPin, readValue, dan writeValue dengan tipe data integer.
  2. Pada fungsi setup(), mengatur mode pin potPin dan LEDPin dengan mode input dan output secara berturut-turut. Kemudian, memulai komunikasi serial dengan kecepatan 9600 baud.
  3. Pada fungsi loop(), membaca nilai dari pin analog A0 (potPin) menggunakan fungsi analogRead() dan menyimpannya dalam variabel readValue.
  4. Mengubah nilai bacaan analog (0-1023) menjadi nilai tulisan analog (0-255) dengan mengalikan nilai bacaan dengan 255/1023 dan menyimpannya dalam variabel writeValue.
  5. Menulis nilai tulisan analog ke pin digital 11 (LEDPin) menggunakan fungsi analogWrite().
  6. Program akan terus berulang dari langkah ke-3 hingga ke-5 selama Arduino dinyalakan.

Dengan program di atas, LED akan terus berkedip dan kecerahannya akan berubah sesuai dengan nilai yang dibaca dari potensiometer (potPin). Semakin besar nilai potensiometer, semakin terang LED yang akan dinyalakan.

Link Tutorial Analog Input LED dengan Potensiometer

link videonya masih sama yang posingan yang ini

cuman di tambahkan kipas dan servo saja

t.ly/_YuP

Sekarang kamu telah berhasil membuat rangkaian Analog Input LED dengan Potensiometer menggunakan board Arduino! Kamu bisa mencoba mengubah resistor dan potensiometer untuk mencapai efek yang berbeda-beda pada LED. Semoga tutorial ini bermanfaat bagi kamu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *