By | 19/04/2021
Boost-Converter-Arduino-Simulasi-Proteus-8

Sebelumnya saya menulis tentang artikel buck converter konvensional dengan arduino dan kali ini saya lanjutkan menulis artikel yang berkaitan dengan boost converter atau rangkaian penaik tegangan dan arduino sebagai kontrol output teganganya.

Beda dengan sebelumnya yang mana mosfet yang digunakan memerlukan frekuensi lumayan tinggi kisaran 50 Khz. dan yang untuk boost converter arduino ini tidak perlu sampai sebesar itu. sudah saya coba cukup dengan frekuensi bawaan dari arduinonya.

Tutorial Arduino Boost Converter Simulasi Proteus 8

Tutorial Boost Converter Arduino dan Proteus 8

Boost converter atau rangkaian step up sepengalaman saya menggunakan biasanya untuk perangkat yang mmerlukan tegangan tertentu tapi baterainya tidak sampai pada tegangan yang dibutuhkan.

contoh misal saya membuat alat berbasis arduino yang hanya menggunakan komponen 5V, dan baterai yang digunakan adalah litium atau li-ion atau apapun lah yang 3.7V.

karena arduino butuh 5V maka saya naikan teganganya sampai 5V dengan modul step-up atau boost converter.

dari pada bertele tele menjelaskan hal yang tidak ada kaitanya dengan boost converter arduino langsung saja menuju tutorial.

Arduino, Cara Mengakses Sensor Suara Frekuensi

saya kasih video hasilnya dulu dibawah ini percobaan simulasi boos converter dengan arduino dan proteus 8 semoga bisa di ikuti dengan baik rangkaianya dan kalo misalkan mau mencetaknya atau merngkainya dipersilahkan. tapi jangan salahkan saya misal nanti hasilnya tidak sesuai. karena simulasi dan kenyataan biasanya ada perbedaan.

Oke temen temen videonya sudah ditonton ? sekarang silahkan kalian download file proteus yang sudah saya buat dibawah ini.

Download File Boost Converter Proteus 8

Download Proteus 8.11 Free Full Version

kalo misalkan sudah dibuka tinggal copy paste codenya dan masukan file hex nya kedalam arduino yang ada di proteus 8. berikut adalah code arduino nya.

void setup() {
  // put your setup code here, to run once:
pinMode(6, OUTPUT);
Serial.begin(9600);
//TCCR0B = TCCR0B & B11111000 | B00000001; // atur frekuensi PWM
}

void loop() {
  // put your main code here, to run repeatedly:
int d = map(analogRead(A0), 0, 1023, 15, 240);
analogWrite(6, d);
Serial.println(d);
}

dibagian pwm saya setting maksimal 240 dan 15 karena saya coba mosfetnya bekerja dirange itu. semoga bermanfaat tutorial mengenai arduino boost converter arduino. dan berikut saya berikan penjelasanya.

Kesimpulan

Arduino Boost Konverter Arduino menggunakan Mosfet sebagai Switch, dan switch ini berperilaku sebagai kontrol outputnya. jenis atau tipe mosfet yang digunakan untuk Boost Coneverter arduino adalah tipe N chanel. tidak seperti Mosfet yang saya gunakan untuk buck konverter, mosfet yang ini hanya perlu frekuensi kecil untuk dapat bekerja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *